Blog Review

2013 In Review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A San Francisco cable car holds 60 people. This blog was viewed about 670 times in 2013. If it were a cable car, it would take about 11 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Advertisements
Activity, Diary

Retreat Mengatasi Kelemahan Diri – 7 Dosa Pokok

Pengisian utama yang diutarakan dalam Retreat Mengatasi Kelemahan Diri ialah 7 Dosa Pokok (The Seven capital Sins). Di sini saya akan kongsikan apakah yang dimaksudkan dengan 7 Dosa Pokok yang dipetik daripada laman web Komunitas Tritunggal Mahakudus (Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia kerana sesungguhnya kebanyakan bahasa yang digunakan dalam mengupas 7 dosa pokok ini dalam retreat tersebut juga bahasa Indonesia). Diharapkan ini akan membantu rakan-rakan yang lain lebih memahami apakah kelemahan dalam diri kita yang kita perlu atasi supaya kita semakin mendekat dengan Yesus dan bukan sebaliknya. Tanpa kita sedari dalam hidup kita sehari-hari kita telah melakukan sesuatu yang mendorong kepada dosa atau melakukan dosa dan seterusnya menyebabkan kita kehilangan rahmat cinta kasih Yesus. Kita menjauh daripada-Nya tanpa kita menyedari apa yang telah kita lakukan. Marilah sama-sama kita refleksikan tentang 7 Dosa Pokok ini di dalam kehidupan kita sehari-hari.

Dalam perjalanan hidup, manusia seringkali jatuh dalam 7 dosa pokok, kecenderungan akan yang jahat itu ada pada diri manusia karena dosa asal (Rm 5:12). Kita tidak mampu mengubah hidup kita sendiri. Kita membutuhkan rahmat Allah untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang bersumber dari 7 dosa pokok : kesombongan, iri hati, percabulan, kerakusan, kikir, kemarahan, kemalasan.

Keinginan daging mengkungkung kita ke dalam dosa dan ketidakpercayaan. Namun karena belaskasihan-Nya yang tak terbatas Allah mengirimkan Putera Tunggal-Nya ke dunia untuk mengubah kita. Melalui kematian dan kebangkitan, Yesus mencurahkan Roh Kudus agar kita dapat mengambil bagian dalam kodrat Ilahi.

Sekarang kita tidak perlu bersandar pada kekuatan sendiri karena kuasa Allah tinggal dalam diri kita. Singkatnya, untuk mengatasi daging, kita harus terus-menerus menyerah kepada Roh Kudus (Yer 17:7-8).

1. KESOMBONGAN:
Ciri-ciri kesombongan:

* Manusia mengira mempunyai sesuatu yang baik dari dirinya sendiri, dari kemampuannya sendiri.

* Manusia mengira sesuatu kebaikan diberikan karena jasa-jasanya sendiri.

* Manusia berbangga-bangga mempunyai sesuatu yang sebetulnya tidak dimilikinya.

* Menganggap diri lebih unggul dan mempunyai lebih banyak daripada orang lain, mengira mempunyai bakat-bakat yang lebih daripada orang lain, sehingga menghina atau memandang rendah orang lain

Cara mengatasinya:

* Menyadari bahwa semuanya pemberian secara cuma-cuma dari Tuhan.

* Banyak mengucap syukur atas anugerah Tuhan.

* Jangan suka membicarakan kebaikan-kebaikan sendiri.

* Merenungkan kesengsaraan Tuhan dan pengosongan diri Allah.

* Penyembuhan batin, dan banyak memuji Allah (Luk 1:46-55)

Teks Kitab Suci:

Yes 2:11: Manusia yang sombong akan direndahkan, yang angkuh akan ditundukkan, dan hanya Tuhan sajalah Yang Maha Tinggi.

2. IRI HATI:

Ciri-ciri orang yang iri hati:
* Tidak tahan kalau ada orang lain yang melebihi dia
* Tidak senang pada keberhasilan orang lain
* Senang bila melihat orang lain jatuh atau gagal.
* Menjatuhkan nama baik orang lain dan menjelekkan orang lain karena iri hatinya tsb.

Cara mengatasinya:

* Menjauhi perkataan dan perbuatan yang meremehkan orang lain.
* Mengungkapkan cinta kasih secara praktis terhadap sesama yang membuat ia iri hati, dengan cara bersikap baik, menolong , berbicara ramah, dsb. (Theresia L.)
* Mencari sifat-sifat baik yang terdapat pada orang yang membuat iri hati, dan bersyukur kepada Tuhan
* Penyembuhan batin

Teks Kitab Suci:

Yak 3:16: Sebab dimana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri, disitu ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

3. PERCABULAN :

Ciri-ciri percabulan:

* Manusia dibutakan oleh nafsu seksnya, sehingga tenggelam di dalamnya, ia hampir-hampir tidak percaya bahwa ada kenikmatan dan kebahagiaan lain selain kenikmatan daging ini.
* Fantasinya dipenuhi oleh gambaran-gambaran yang tidak senonoh, akibatnya ia tidak mampu mengangkat hatinya kepada yang ilahi.
* Orang kehilangan kebebasannya sehingga diperbudak olehnya.
* Damai batinnya hilang sama sekali, dan sering dikejar rasa bersalah, tidak bisa menerima dirinya sendiri, bahkan jatuh dalam pergaulan bebas dan aborsi, homo/lesbi, dll. (BF)

Cara mengatasinya:

* Menjaga panca indera, menjauhkan diri dari godaan-godaan yang merangsang, gambar, film, dll.
* Penyembuhan batin.
* Firman Allah, doa, lingkungan yang sehat, pelayanan.

Teks Kitab Suci:

1 Kor 3:16; 6: 15, 19 = Bait Allah
Ef 6:10-20 = Perlengkapan rohani

4. KERAKUSAN, TAMAK, LOBA, GELOJOH:

Ciri-ciri orang rakus:

* Ia diperbudak oleh keinginan untuk memiliki harta, dan kekayaan sehingga mengabaikan semua segi kehidupannya, menghalalkan segala cara, ia menghargai harta melebihi Tuhan dan manusia, menjadikan harta sebagai berhalanya.

* Ia diperbudak oleh keinginan untuk makan dan minum melebihi segalanya, sehingga mengabaikan cinta kasih dan kesopanan terhadap sesama manusia.

* Ia diperbudak oleh nafsu ingin memperoleh pengetahuan melebihi segala sesuatu, mengejar ilmu sampai melupakan Tuhan dan sesama.

Cara mengatasinya:

* Dengan cara penyangkalan diri akan makan, minum, kerja, belajar, mengatur waktu secara seimbang, dan hidup dengan teratur.* Penyembuhan batin, dan mengingat kehidupan abadi, bahwa yang terpenting itu adalah kehidupan jiwanya yang kekal, jangan sampai kebutuhan sandang, papan, yang sementara sifatnya memperbudak dirinya.

Teks Kitab Suci:

* Yak 4:1 = hawa nafsu

* Yak 5:5 = foya-foya

* 1Tim 6:10 = akar kejahatan: cinta uang

* Ibr 13:5 = hamba uang

5. KIKIR (KEDEKUT):

Orang yang rakus akan harta, makan-minum, dan ilmu pengetahuan dapat dibutakan sedemikian rupa sehingga ia tidak peduli lagi akan kebutuhan sesamanya. Ia dapat jatuh dalam dosa kikir, karena menumpuk harta demi harta, tidak mau berbagi, berderma atau menolong sesama yang berkekurangan, ia menikmati makan minum tanpa peduli sesamanya yang kelaparan, ia juga tidak mau berbagi soal ilmu pengetahuan/ mau pandai sendiri.

 

6. KEMARAHAN:

Ciri-ciri pemarah:

* Cepat emosi, bahkan untuk hal-hal yang kecil sekalipun

* Mengungkapkan emosi dengan perkataan atau perbuatan yang menyakiti hati orang lain tanpa pikir panjang

Cara mengatasinya:

* Yang bersifat jasmani: olah raga, menyanyi lagu pujian, mengalihkan kemarahan pada hal-hal yang positif

* Yang bersifat rohani: mengampuni, mendoakan orang-orang yang membuat marah, melihat kehadiran Tuhan dalam diri sesama.

* Penyembuhan batin

Teks Kitab Suci:

* Pkh 7:9 = jangan lekas marah

* Yak 1:19-20 = amarah tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah

7. KEMALASAN:

Ciri-ciri kemalasan:

* Suka menganggur

* Suka melalaikan tugasnya

* Bersikap sembrono dan tidak bertanggung jawab

* Tidak menyelesaikan tugas/pekerjaan pada waktunya.

* Tidak ada kerapian dan kebersihan

* Mencari istirahat melampaui batas

* Menunda-nunda tugas, tidak disiplin

Cara mengatasinya:

* Menyangkal diri

* Hidup teratur dan disiplin

* Memberi motivasi pada tugas/pekerjaan yang dilakukan, misalnya untuk silih dosa, melakukan demi kasih kepada Yesus

* Penyembuhan batin.

Teks Kitab Suci:

* Ams 26:14 = seperti pintu berputar pada engselnya, demikianlah si pemalas di tempat tidurnya.

* Ams 21:25 = si pemalas dibunuh oleh keinginannya karena tangannya enggan bekerja.

Kita tidak mampu mengubah hidup kita dengan kekuatan sendiri maka kita perlu menyerah kepada Roh Kudus. Cara-cara menyerah kepada Roh Kudus:

1. Menjadikan Yesus sebagai pusat hidup, menjadikan Dia sebagai Tuhan dalam setiap segi kehidupan kita.

* Doa

* Baca Firman/ Kitab Suci setiap hari

* Menghayati sakramen-sakramen, terutama Ekaristi dan Tobat.

2. Beriman.

Berjuang terus tanpa putus asa, membiarkan Tuhan yang mengubah hidup kita.

3. Bersukacita dalam segala keadaan.

1 Tes 5:16-18 : percaya bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Bersuka cita, berdoa senantiasa, mengucap syukur dalam segala perkara.

4. Melihat masalah sebagai salib.

Melihat masalah sebagai salib, sebagai sarana untuk memurnikan kita, memperkuat dan membentuk kita menurut citra Kristus sendiri. Kita sedang dibentuk oleh Allah menjadi indah.

5. Menyingkirkan kepahitan.

Mengampuni, berdamai, mencintai semua orang yang melukai kita, mengampuni dan sabar terhadap kelemahan sendiri dan ingat bahwa kasih Tuhan jauh lebih besar daripada dosa kita

6. Bergabung dalam suatu komunitas kristiani.

Kita dapat berbagi suka duka lewat saudara-saudara seiman yang dapat mendengarkan sharing kita, sehingga kita mengalami peneguhan, dikuatkan dalam iman oleh saudara-saudara yang lain, dapat membagi pengalaman, melayani dan saling mencintai dalam komunitas kristiani, di situ kita dapat bertumbuh menjadi seorang Kristen yang sejati.

Diharapkan perkongsian info ini akan membantu kita dalam mereflsksikan perbuatan kita dalam kehidupan seharian kita. Saya sendiri mengakui bahawa, tanpa saya sedari terdapat perbuatan saya yang menjurus kepada dosa dan menjauhkan saya daripada rahmat cinta kasih Yesus. Terdapat satu lagi akar kepada dosa iaitu CINTA DIRI. Ini akan saya perkongsikan pada entri berikutnya. Semoga anda semua diberkati. Amen.

Activity

Never Walking Alone

I was new here, in this new place even though it is already almost three months but not every place i went. I supposed to look for an office because i have to meet somebody to settle the problem of my resignation. I only have in my mind that, i will let Jesus lead me to the place. Usually i have doubt inside my heart on asking for directions like this from Him. I make a call to my friend about the place that i want to go but i have no idea about the place that he explain. So, i just drive through with prayer in my heart “Lord Jesus, lead my drive and show me the right directions to reach the place. Amen”

Seems to be He listens to me. I drive through and found the right area when i saw a sign board “Padungan” so i know i was at the right area. But then where is the building? So, i call my friend again ask for directions. He did told me but then i have no idea about it, because this place is new for me. I have been to this area a few times but it was not me that driving the car. So, i don’t want to worry so much then i ask Lord Jesus to keep guiding my way.

After a while, i saw the building that my friend mentions to me but actually the office that i am looking for is not in that building. The office that i was looking is in the other building across the road. Suddenly, it was raining heavily and i almost lost my patience when i don’t know where is the entrance road to that building. I make a few U-turns until i get there. But, when i let Jesus leads my way the anger inside just flew away. I get to the place that i want to go and with help from the security guard, i make it. He bring me up to the lobby and i met the person that i have to meet.

Then, i go for meal because i haven’t take my lunch and after that i just walk around the shopping complex. While i am walking, inner voice reminds me to go to the daily missal at the St. Joseph Cathedral at 5.30pm. I know i need to go and meet Him in is House. So, i left the shopping complex and drive back to town and this time i let Him lead me to His house too.

I arrive at the church and it was still raining heavily. I join the mass and it was a wonderful experienced that i have yesterday. I say thanksgiving prayer and feel blessed that He will never let me walk alone.

Believe and have Faith in HIM.

Activity

Last Sunday in Ordinary Time – Year A

Last Sunday was a last Sunday in Ordinary Time Year Cycle A. I really like this week Responsorial Psalm.

Ps 22: 1-3. 5-6

The Lord is my Shepherd; there is nothing i shall want.

The Lord is my shepherd; there is nothing i shall want. Fresh and green are the pastures where he gives me repose.

Near restful waters he leads me, to revive my drooping spirit. He guides me along the right path; he is true to his name.

You have prepared a banquet for me in the sight of my foes. My head you have anointed with oil; my cup is overflowing.

Surely goodness and kindness shall follow me all the days of my life. In the Lord’s own house shall i dwell for ever and ever.

We are now moving to the New Year Cycle and waiting for the birth of Jesus on the coming of 25th of December 2008. Preparing our self for the coming of our Savior.





Activity

Forgiveness

ON the second day, Fr. Terry talk about forgiveness. Hmmph..a tough one. This word will always remind me of what i have done to others around me. Again, Fr. Terry asks us to talk to the people next to us on this topic. What is forgiveness means to us? I turn to my back sit and one woman sit behind me. I am speechless and not sure where to start and this woman starts our conversations. She said forgiveness is when we set our heart free from hatred means that we forgive what people have done to us and we also do the same to others. Then when my turn to share my thoughts i don’t know why this topic make my heart is so touch. My point of view is the same but then i just add it with, if we didn’t allow God to work together in it, we will not feel the peace, joy and love again in our heart. My point is that, if we work out on forgive others that have hurt our feeling or we trying to asking for forgiveness from people that we have hurt their feelings by ourselves alone, we will not get it. It is a must to let God invovle in it by allowing Holy Spirit to work in our heart, in our life in the process of our forgiveness. In my experienced, i never get back the peace, love and joy in my heart if i am not forgiving others. But it is really not easy to do by my own strength. I really need God.

Then we continue with Fr. erry talk on forgiveness. He still stressed out that not our sin that have to be forgiven but because we are a sinner then we need to forgiveness. I take myself to be forgiven not what i have done. We don’t have the power of forgiveness in us that’s why we have to ask for Holy Spirit to pass through us.

Let say, this is the situation. I have hurt someone’s feeling and we broke our freindship because what i have sain and what i have done to him. I may say that both of our hearts are hurt by what i am saying and doing. In my heart, i really feel that i hate him and even i can’t say i am sorry to him. At some point, i feel guilty and told him, i am sorry for what i have done but actually deep in my heart i still not forgive him. Okay, what should i do at this point? How to clear my hart from this unforgiveness? I have to let the Holy Spirit to work on this together with me. As i said earlier, i don’t have power of forgiveness in me that’s why i nee God. Therefore, what i have to do is asking blessings for those that i need to forgive for a month, at least. Never fail to ask for that blessings. When i ask blessings upon this person, actually i allowed the Holy Spirit to pass through me and at the same time i will be heal. Pray for the person that i hate by asking for God’s blessings upon them.

“Lord, make them happy, full of love and joy in their heart..”

By open myself to the Holy Spirit to flow through me then only the Holy Spirit can works within me. i have to open that door in my heart to let the Holy Spirit to come into my heart. by our action on the surface layer only that teh Holy Spirit can works on the second layer of our journey with God.

There were a lot more sharing that have been shared by Fr. Terry but i can’t remember them all but the main things in our life is to let God works within us by allowing the Holy Spirit to do it. If we are not open our heart to God to enter our heart, we are walking alone even how hard God try to enter. But, with God nothing is impossible that’s why if we do reflections through our journey, there is so many things happen along our journey. we me so many different people and sometimes we didn’t notice that God use these people to lead us back to His way. God’s way is so beautiful even sometimes we feel very bad about the obstacles that we faced in our life. Now, i realize that to become God’s Disciples is not an easy thing to do especially when i am trying to work it out alone without asking for His presence along my journey.